Banyak kita temui mahasiswa/lulusan SMA sederajat yang baru lulus terpaksa menunggu beberapa lama untuk mendapatkan pekerjaan, “mengangur”dulu selama beberapa bulan.
Dari sudut pandang penilaian seorang konsultan HRD,penyebab utama gugurnya kandidat dalam bersaing mencari pekerjaan diantaranya karena kurangya pengetahuan dan kemampuan kandidat dalam teknik wawancara.
Hal tersebut biasanya di tandai dengan sikap nervous dan tegan dalam situasi wawancara pekerjaan,sehingga akan menyebabkan kandidat tidak fokus dan tidak efektif dalam menjawab pertanyaan interviewer.Terlebih lagi nervous akan menyebabkan kandidat tidak bisa ‘menjual” dirinya dengan optimal.
Solusinya tentu adallah dengan bersikap tenang ang di tunjang denga kemampuan berkomunikasi,dimana sikap tenang ini dapat diraih setelah kandidat memilki pengetahuan teknik wawancara yang baik.
Akan tetapi,seperti kata pepatah, “practice make perfect” ,satu faktor lain yang sangat berperan dalam menghadai situasi awncara pekerjaan adalah jam terbang.Pengetahuan teknik waancara yang baik,di sertai degan pengalaman praktek wawancara yang tinggi,akan menambah kepercayaan diri kandidat.
Untuk mencapai semua itu,berikut tips nya:
1. Memiliki pengetahuan teknik wawancara pekerjaan.Buku artikel tentang hal ini bisa ita dapatkan di toko uku ataupun di internet.Jangan khawatir mengenai biaya,karena banyak sekali artikel tentang tekik wawancara bisa didapatkan dengan geratis di internet.
2. Setahun sebelum perkiraan lulus kuliah/sekolah,melamar untuk beberapa pekerjaan yang diminati,katakan di surat lamaran,bahwa saaat ini anda masih kuliah/sekolah,namun dalam persiapan skripsi/mengikuti ujian akhir.
3. Saat melamar,jika calon pemberi kerja (perusahaan) mensyaratkan untuk mengirimkan berkas lamaran melalu pos,maka sebaiknya hanya menyertakan surat lamaran dan Curiculum Vitae (CV) atau riwayat hidup dan informasi-informasi lain yang anda anggap dapat mendukung kesuksesan anda alam peerjaan tersebut.
4. Untuk pekerjaan atau jabatan yang tidak harus memiliki latar belakang pendidikan khusus,seperti dokterakuntan,arsistek atau engineer,maka walaupun calon pemberi kerja (perusahaan) telah mensyaratkan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan anda,jangan “takut” untuk tetap melamar.
Alasannya adalah,bagi perusahaan pemberi kerja,persyaratan latar belakang keilmuan biasannya hanya merupakan suatu keutamaan saja ,kalau ada kandidat dengan bidang keilmuan yang berbeda namun memiliki kopentensi dan pengalamn yang sesuai dengan pekerjaannya,tidak akan menjadi masalah.
Contohdalam hal ini biasanya suatu lowongan pekerjaan untuk menjadi staf hubugan masyarakat,walaupun telah disyaratkan yang di cari adalah kandidat dengan latar belaang ilmu komunikasi,maka membuat anda yang berasal dari bidang ilmu lainnya silahkan melamar saja.
Pengecualian bila calon pemberi kerja adalah bukan perusahaan melainkan departemen atau badan pemerintah,mereka sangat ketat sekali dalam hal ini,mugkin dikarenakan banyaknya peminat ssehinga perlu ada pembatasan dari sisi administrasi.
5. Upayakan miliki pengalaman kerja semasa anda kuliah/sekolah,walaupun hanya berupa peraktek kera,atau pekerjaan paruh waktu,dan cantumkan pengalaman kerja ini dalam CV anda.
6. Aktivitas beroganisasi perlu juga disertakan saat menuliskan CV,sebab biasanya aktivitas organissi banyak membari kematangan dalam berinteraksi dan berkomunikasi yang tentunya di butuhkan juga dalam dunia kerja .
Semoga sukses mendapat pekerjaan impian anda ya…?
by: PRANJU HARLON SINAGA
( SINAGA BAEK )
Selasa, 13 Agustus 2013
Senin, 12 Agustus 2013
makan siang perlu itu
Makan siang sehat memang perlu nutrisi yang sehat karena diwaktu itu makanan berat mulai di masukan kedalam tubuh dengan berbagai macam nutrisi gizi, apa saja kriteria makan siang yang sehat?, berikut pembahasannya:
Kalau bisa pilih sup saja
Mengkonsumsi sup untuk makan siang mendapat asupan kalori yang lebih sedikit daripada mereka yang mengonsumsi makanan lain yang memiliki kandungan sama seperti sup. Selain irit kalori, sup juga terasa lebih mengenyangkan.
Jangan lupakan protein
Selain karbohidrat, protein pun dibutuhkan metabolisme tubuh, fungsinya antara lain untuk mempertahankan tingkat metabolisme dan menekan selera makan. Sebaiknya tambahkan protein seperti ikan, ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, atau kacang-kacangan.
Makanlah perlahan-lahan
Mengapa orang Amerika lebih rentan terkena obesitas daripada orang Perancis? bukan saja karena porsi makan orang Amerika lebih banyak, tetapi juga karena orang Perancis sangat menikmati makanan mereka dalam setiap kunyahan, sehingga cenderung makan secara perlahan. Hal ini menyebabkan perut akan lebih cepat terasa kenyang yang pada akhirnya turut membantu menekan selera dan porsi makan. Bagi Anda yang belum terbiasa, coba trik ini: letakkan sendok atau garpu saat Anda sedang mengunyah, minum air mineral setiap selesai mengunyah, dan kunyah makanan beberapa kali sebelum menelannya.
Ngemil? Mengapa tidak!
Yang penting, porsinya tidak berlebihan dan frekuensinya dibatasi. Ketat mengikuti pola diet memang baik. Namun, sesekali fleksibel juga tidak dilarang. Dalam jangka panjang hal ini justru akan membantu Anda mempertahankan
Kalau bisa pilih sup saja
Mengkonsumsi sup untuk makan siang mendapat asupan kalori yang lebih sedikit daripada mereka yang mengonsumsi makanan lain yang memiliki kandungan sama seperti sup. Selain irit kalori, sup juga terasa lebih mengenyangkan.
Jangan lupakan protein
Selain karbohidrat, protein pun dibutuhkan metabolisme tubuh, fungsinya antara lain untuk mempertahankan tingkat metabolisme dan menekan selera makan. Sebaiknya tambahkan protein seperti ikan, ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, atau kacang-kacangan.
Makanlah perlahan-lahan
Mengapa orang Amerika lebih rentan terkena obesitas daripada orang Perancis? bukan saja karena porsi makan orang Amerika lebih banyak, tetapi juga karena orang Perancis sangat menikmati makanan mereka dalam setiap kunyahan, sehingga cenderung makan secara perlahan. Hal ini menyebabkan perut akan lebih cepat terasa kenyang yang pada akhirnya turut membantu menekan selera dan porsi makan. Bagi Anda yang belum terbiasa, coba trik ini: letakkan sendok atau garpu saat Anda sedang mengunyah, minum air mineral setiap selesai mengunyah, dan kunyah makanan beberapa kali sebelum menelannya.
Ngemil? Mengapa tidak!
Yang penting, porsinya tidak berlebihan dan frekuensinya dibatasi. Ketat mengikuti pola diet memang baik. Namun, sesekali fleksibel juga tidak dilarang. Dalam jangka panjang hal ini justru akan membantu Anda mempertahankan
Langganan:
Komentar (Atom)
